love doesn’t need exclamation mark

cinta itu tidak perlu terlalu lantang dikabarkan
cinta itu boleh terucap lantang ketika dia tidak menyakiti orang lain
tapi tidakkah cinta yang tidak terucap menyakiti yang mencinta sendiri?

cinta itu tak perlu keras-keras dilafalkan
dia akan dengan sendirinya mengakar di hati
yang dalamnya hanya Tuhan yang tau
bahkan mungkin si pecinta pun tak pernah tau
dalamnya akar itu menghunjam dalam hatinya.

mungkin yang menyebabkan cinta terasa sakit ketika pergi
adalah akarnya yang di dalam hati
seperti mencabut rumput liar di halaman
akarnya berserakan berjalinan tak tentu ujungnya

cinta itu akan menjadi lantang dengan sendirinya
tak perlu penguat suara, pun juru bicara

cinta itu berbicara sendiri

_________________________________________

love doesn’t need to be loudly announced
should it bring no harm to anybody it’s then allowed to noisily be spoken
but aren’t unspoken love shall hurt the lover itself?

love shouldn’t be stridently pronounced
for it will root itself in our hearts of which depth remained known by God only
not even the lover know how deep the root has retained within

the pain we felt as love softly leaves our hearts may caused by its stem
feels like pulling weeds on your backyard
with scattered intertwining never ending fragments

love itself shall be loud in time
with no enhancer or representatives

love will speak for itself.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s