istiqamah menulis

menurut saya, menulis blog itu harusnya istiqamah, sustainable, berkelanjutan.
tapi untuk istiqamah menulis itu ternyata susah juga yah, pemirsa.
apalagi untuk orang moody seperti saya ini.
padahal saya ternyata doyan komentar tentang banyak hal.
biasanya yang saya komentarin memang agak kurang penting sih, semacam kenapa ayam nyeberang jalan, kenapa bandung panas banget, kenapa orang kaya biasanya seleranya jelek, dan kenapa anaknya gajah ga’ ¬†loncat-loncat.
mungkin, untuk bisa istiqamah, saya ga boleh menunda-nunda pekerjaan.

edisi abis dikomentarin orang, kemudian mikir.
katanya, harusnya kritik-kritik kita terhadap hal-hal yang ada di sekeliling kita itu sebaiknya dipublish di blog, jangan curhatan doang yang di-publish.

eh, tapi kan artinya si temen saya yang komentar itu juga pernah mampir ke sini juga, yak?!
ih, artinya blog saya ada yang baca, dooooooongg…. ihik.
*maaf, ga penting,ga nyambung pulak. agak krisis eksistensi, sedikit.* :p

One thought on “istiqamah menulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s